Halaman

    Social Items

Visit Namina Blog

Mendung tebal angin dingin mulai menghembus, aku terus melaju mobil ku melintasi jalan raya yang agak sepi, aku baru saja mengunjungi salah satu nasabahku yang tempatnya agak jauh dari kota, aku harus melewati jalan raya yang sepi dan jauh dari perumahan penduduk.Tiba tiba saja aku merasakan ban mobilku kempes, lalu aku menoba berhenti dan memeriksanya, ternyata ban belakang sebelah kiri kempes. Situs domino 99


“ah g papa pasti aku masih bisa menaikinya sampai di kota” pikirku.
Dan ketika aku membuka pintu mobilku, aku tak bisa membuka nya.Astaga aku menutup pintu mobilku dan kunci mobil masih mengantung di dalam, haaa…dasar sial. aku mencoba mencari Hpku, Oh no..! Hp dan tas ku juga di dalam mobil.
Hujan mulai turun aku bsah kuyup kehujanan, mana sudah menjelang malam, tempat sunyi kek begini weeeeeeh….merinding rasanya.Setelah 20 menit berlalu aku melihat lampu mobil, aku melambai lambaikan tanganku.
Mobil itu berhenti dan ternyata pengendaranya adalah anak anak muda, sepertinya pelajar SMU.
“eehhhmmm….boleh minta tolong g dik, pinjem Hp nya buat telpon ke rumah, bentar aja,kunci mobil aku kekunci didalam mobil,dan tas aku di dalam juga” kataku sambil gemetaran menahan dingin.
“waduh mbak..eh tante masuk mobil aja dulu, biar g kedinginan” jawab salah seorang dari mereka.Aku masuk kemobil, karena memang kedinginan.
“aduh sorry ya mobil nya jadi basah” kataku. ternyata dimobil itu ada tiga orang remaja yang masih berseragam SMU, bau mobil terasa banget bau rokok, dan seperti nya mereka abis minum minum.

” ah g apa apa tante, ini HP nya ,telpon aja dulu” kata pemuda itu sambil menyerahkan HP.
Berkali kali aku coba menghubungi G ada yang menjawab,tidak biasanya di rumah sepi jam segini, gerutuku.
“G ada yang angkat ya tante?” tanya pemuda yg di sebelahku.
“iya, g tau kemana mereka” kataku mulai gelisah.
” kalo begitu kita anter aja deh tante, rumah nya dimana”jawab pemuda yang di depan.
“wah agak jauh dek, di jln kartini” jawabku
” gpp tante paling juga 30 menit kan dari sini” jawabnya lagi
“iya deh makasih kalo g keberatan nanti aku ganti uang bensin nya ya” kataku lagi.
Mobil melaju,agak perlahan karena hujan lebat sekali, aku semakin kedinginan karena baju yang aku kenakan basah sekali.Aku mencoba menggosok gosokkan telapak tanganku, untuk mengurangi rasa dingin.
“Kevin lepas donk jaket lo, kasih ke tante biar g kedinginan, lo mah dah liat gitu di diemin aja” kata pemuda yang menyetir mobil. kemudian pemuda yang duduk di kursi depan melepas jaket nya dan memberikan nya padaku.
“kenalin tante yang di sebelah tante tuh namanya Gilang, nah ini Kevin, and aku Lukman ” kata si Lukman mengenalkan diri.
“tante masih dingin ya, mau aku peluk tante biar agak hangatan dikit” tanya si Gilang tiba tiba. aku tak menjawab karena tubuhku bener bener gemetar kedinginan, aku biarkan saja si Gilang memelukku.aku mulai merasakan hangat di tubuhku. aku memejamkan mataku.
Tiba tiba aku merasakan sesuatu merayap ke buah dadaku, aku membiarkan nya,aku pura pura tak merasakan apa apa,aku merasakan nafas Gilang mulai takteratur.perlahan perlakuan Gilang membangkitkan gairahku, aku geserkan tubuhku sedikit agar Gilang bisa leluasa bermain main di payudaraku.
Gilang menngecup kupingku, yang seketika itu mengalirkan getar birahi, yang secepat kilat menjalar keseluruh tubuhku.

“oh..ssshhhh…..aaahhh” desahku,
“tante…aahhh …kamu cantik sekali” desah Gilang, sambil perlahan mulai meraih bibirku, kami berciuman, lidah Gilang bermain main di ronTrick mulutku, tanganku mulai aktif, menjamah dan mengelus apapun yang bisa aku elus dari tubuh Gilang.Aku benar benar lupa kalo di mobil itu ada oarang lain. dan tanpa aku sadari aku merasakan elusan elusan lain di pahaku, sementara tangan Gilang masih memainkan payudaraku, dan bibirnya masih terus melumat bibirku.
“ahk…aahhh…aaaaahhh….”aku terpekik mana kala elusan elusan itu menyentuh sesuatu yang paling sensitif itu. rupa nya Kevin tanpa kusadari telah berpindah tempat, Kevin terus mengelus dan mulai melepas celana dalamku, aku benar benar di derai perasaan nikmat yang teramat sangat.
“ooohhhh….terusin…oh yah…aaahhh” desahku mana kala Kevin mengelus elus Kemaluanku dan sesekali menyentuh clitku Dengan jempolnya.
Gilang meucuti pakaianku, melepas braku, aku benar benar tak kuasa menolak kenikmatan itu. Gilang melumat , menghisap dan mengulum puting payudaraku bergantian. dan Kevin mulai menjilati bibir kemaluanku. sunnguh kenikmatan yang luar biasa menyerang aku dari bwah dan atas.
“tante…nikmat sekali payudara tante ” kata Gilang.
“isep Ran..terusin Ran…aaah” ceracauku.
“oooohhh….Ki aahhh…masukin jari nya ki…terus ki…Buka ki masukin lidah kamu Ki…oooohh” aku semakin gila.Aku mengangkat angkat pantatku sambil tanganku menekan kepala Kevin yang sibuk menjilati kemaluanku.
“aaaahhh…Tante kemaluan tante enak sekali…Kevin suka sekali” kata Kevin
“aduh kalian jahat ya…masak aku suruh nyetir mobil sambil kemaluan aku ngaceng kek gini” celoteh Lukman.
” Ran…tante buka ya” kataku sambil meraih seleting celana Gilang. Gilang pasarah saja. Gundukan yang keras di balik CD biru itu membuat aku tak tahan ingin segera menikmatinya. Gilang bangkit dan melepas celana dan CD nya. Kevin mengikuti hal yg dilakukan Gilang, kemudian aku duduk diantara mereka, kedua nya melumat payudaraku bergantian, sementara aku melebarkan kakiku, sebelah kiri ke Kevin dan sebelah kanan di atas paha Gilang, jelas sekali kemaluanku yang basah itu terpampang Dengan jelas nya. sementara kedua tanganku sibuk memainkan kemaluan Gilang dan Kevin.
tangan Gilang merambat turun dan menyentuh kemaluanku, aku mengeliat ketika jari Kevin mulai menusuk lubang kemaluanku. kemudian aku merubah posisiku, Dengan membelakangi Kevin dan mengoral kemaluan Gilang. tapi kemudian Kevin menarik pantatku dan mengangkat nya, sehingga posisiku setengah menungging.
” aaahh…tante…isep tante…oooohhh nikmat sekali” ceracau Gilang
“isep kemaluan aku tante….oooohhhh …terusin tante ….isep…”Gilang mengeliat tak karuan ketika buah jakar itu aku isep dan aku coba masukkan semua kemulutku.
Aku terus mempermainkan kemaluan Gilang, menusuk nusukkan ujung lidah ku ke lubang yang kecil itu.
sementara itu, Kevin memberiku sensasi yang luar biasa, ketika lidah Gilang menyapu duburku,memainkan lidah nya di duburku. tiba tiba aja Lukman mengejutkan kita semua.
“Dah sampe neh…giliran aku kalian mundur semua ” kata Lukman sambil membuka pintu mobil, yang tanpa aku sadari ternyata kita sudah di dalam ganransi mobil Lukman. kemudian Gilang turun yang diikuti oleh Kevin, mereka berdua tergopoh gopoh memakai kembali celana mereka.
Lukman menarik jaket yang hendak ku kenakan kembali, dan menarik tanganku keluar dari mobil, dalam keadaan baju yang terbuka dan bra yang terlepas, Rok yang berantakan, Lukman menariku masuk kerumah nya, aku mengikuti saja.
“gantian, lo harus muasin aku, dari tadi aku dah ngaceng negliat tingkah kalian” kata si Lukman yang sambil mendorongku jatuh ke sofa, kemudian Dengan kasar dia membuka celananya sendiri dan menyodorkan kemaluan nya yang sudah mengeras ke mulutku.
“ayo isep bich…hah…ayo!” Dengan kasar Lukman menyumpal mulutku Dengan kemaluannya.
Aku mengisap, kemaluan Lukman memainkan Dengan lidahku,sesekali aku kocok Dengan tanganku. lidahku berputar putar di seputar buah pelirnya.
“oooh yah…terus sayang…isep…lo emang lihai…aahhh…aaahhh”
‘ kemaluan kamu enak banget Trick…aku suka banget” aku mengumam menikmati kemaluan Lukman.
“Trick …boleh ya aku isep kemaluan lo ampe keluar? ” godaku
” Iya sayang….aahhh….isep sayang…oooohhh….yah begitu…begitu sayang terus…terusin..” Lukman meracau menikmati seponganku.
Aku merasakan kedutan di batang Lukman, yang aku tau dia sebentar lagi bakal menyemburkan pejuhnya, aku sengaja mempermainkan Lukman, Dengan menghentikan aktifitasku, aku melepas kemaluan itu dari mulutku.
” sayang kenapa berhenti…ayo donk isep lagi…dah mau keluar neh…ayo donk” rayu Lukman sambil menyodorkan kemaluan nya ke mulutku. aku tersenyum sambil berdiri.
” he he he …nanti donk Trick…aku haus nih…boleh minta minum ya?” godaku.
“g boleh ayo …isepin dulu ampe keluar please donk sayang…ayao..” kata Lukman sambil mengelus elus pantatku.
” kalo lo bisa buktiin ke aku kalo lo bisa muasin aku….aku mau isep punya kamu ampe keluar” tantangku
” dasar perempuan….sini aku puasin lo minta yang gimana hah?” Lukman geram menRangar tantanganku. kemudian Dengan kasar dia membopong tubuhku ke meja makan. Lukman menciumiku Dengan kasar, yang dimana buat aku semakin membakar gairahku, ciuman Lukman semakin ganas, dari telingaku kemudian leherku menjadi sasarannya, Dengan kasar Lukman melucuti pakaianku sehingga aku berbugil ria.
dalam sepintas pandang aku melihat Kevin dan Gilang yang ternyata dari tadi melihatku sambil beronani. ciuman Lukman turun ke payudaraku, memilin milin putingku Dengan liah nya, semnetara tangan Lukman menyusuri pahaku, mengelus dan mulai meraba raba kemaluanku yang sudah basah. aku mereTrickngkan kakiku agar Lukman bisa leluasa memainkan kemaluanku yang becek.
Lukman memasukkan jari nya ke kemaluan ku mencoba mencari G spot dan mengocok nya Dengan gerakan yang cepat.
” oh ya…yah…yaaah…terus Trick…terus” ceracauku
“lo suka hah…enak kalo kemaluan lo aku beginikan hah”
“iya Trick..terusin sayang…oooohhh..nikmat nya Trickk…terus Trick”
” ayo bilang lo mo aku apain…mo aku isepin …mo aku entot kemaluan lo ini hah”kata Lukman sambil mengocok kemaluanku Dengan jarinya. kemudian Lukman mengangkat tubuhku agar aku duduk di meja makan, kemudian Lukman mulai menggisap kemaluanku Dengan lidah nya.
” ayo bilang bich..enak g aku giniin…hah…kemaluan lo udah basah..kemaluan lo udah gatal kan?”
” iay Trick…memk aku udah g sabar minta lo entot..ayo Trick masukin Trick…aku mohon” aku merintih memohon pada Lukman agar segera mengentotku.
“hhmmm…kemaluan lo nikmat …ooohhh…aku suka sekali” ceracau Lukman
‘ Trickk…ooohhh….aaaahhh….gigit Trickk itil aku Trick…iyah begitu…ooohhh”
” lo suka dikasarin yah…heh….aku akan entot lo…ampe lo puas”
“Trick …ayo Trick masukin Trick…aku udah g tahan” rintihku, sambil terus meremas remas rambut Lukman, Lukman seakan akan sengaja mempermainkan gairahku, dia terus mengisap kemaluan ku dan jarinya menusuk nusuk kemaluanku.
Kevin dan Gilang mendekati aku dan Lukman, yang kemudaian Gilang segera meraih payudaraku, sementara Kevin melumat bibirku, sungguh pengalam luar biasa yang belum pernah aku rasakan, di serbu dari segala arah membuat aku semkain tak bisa menahan dasyat nya kenikmatan itu.
” aaahhhkkk….ooohhh….aku…ak…aku ke..keluar Trickaaaaa….aaah…aaahhh” aku menjerit sambil tanganku menekan kepala Lukman, aku mengalami orgasme yang teramat hebat.
Lukman berdiri dan menarik tanganku, aku mengikutinya, disusul Gilang dan Kevin, Lukman membawaku ke ruang tamu, kemudian Lukman mulai mencumbuku kembali, kali ini Lukman menyuruhku duduk di sofa, dan Dengan nafsu yang meletup letup Lukman menciumi bibirku.
kemudian Lukman memutar tubuhku, kakiku disandaran sofa sementara kepalaku menggelantuh kelantai, kemudian Gilang menarik kakuku agar lebih naik.
kemudain Lukman mengangkangi kepalaku dan mulai menyodok nyodokkan kemaluan nya ke mulutku, sementara itu Kevin dan Gilang secara bergantian menghisap isap kemaluanku,
“ooohh….yah baby suck it …suck…terus tante…oooohhh” Lukman menikmati permainan permanian lidahku, aku sendiri merasakan kenikmatan yangluar biasa mana kala aku merasakan jari jari Gilang dan Kevin memainkan clitku.
lima menit kemudian Lukman menarik tubuhku dan memintaku terlentang di sofa, dan mulai lah Lukman memasukkan kemaluan nya.
“aaahhh….Lukman…enak Man…enak sayang…entot aku Man” celotehku
“tante kemaluan tante enak….sempit sekali tante…rasanya kemaluan Lukman kek di sedot sedot”
“entot aku Trick…terus Trick sodok yang dalem Trick”
“tante…aku mo keluar tante…aku udah g tahan….aaahh…aaahhh…enak tante”
“Jangan Man…tante masih suka kemaluan kamu Man…aaahhh…jangan keluarin dulu Man” pintaku, tapi Lukman keburu menyemprotkan pejuh nya.
“aaaaahhhhhhhh………aaaaaahhhh……..aaah…aa hh…” erang Lukman
“sorry tante…Lukman g kuat nahan tante…udah dari tadi sih tante”jawab Lukman
aku kecewa rasanya karena kemaluanku masih ingin merasakan sodokan sodokan kemaluan Lukman yang besar dan panjang itu.
” Gilang ayo donk sayang…fuck me…kemaluan tante masih pengen kemaluan lagi ayo…” pintaku ke Gilang yang dari tadi coli sendiri. kemudian Gilang mendekatiku dan mulai memasukkan penis nya yang tak seberapa besar ukuranya. sementara Kevin memintaku mengoralnya.
“oh ya…ooohhh….yah…yah…entot tante Ran…yaah…terus Ran” ocehku
“tante goyang tante…yah begitu tante …oooohhhh…nikmat tante..enak”
“Eriicckk…kemaluan lo enak banget….tante suka sekali”
kemudian aku melepas isepanku di kemaluan Kevin ..dan meminta Gilang berhenti, aku berganti posisi, aku meminta Kevin duduk di sofa yang kemudian aku naik dan menggoyang nya dari atas, semnetara itu aku meminta Gilang untuk memasukkan kemaluan nya ke duburku.
“aahkk…pelan pelan Ran…tante belom pernah soal nya” pintaku ketika Gilang main sodok aja ke duburku. setelah berulangkali gagal menembus duburku ahirnya masuk juga.
“aaahhh…oooohhh..tante peret sekali…lebih sempit” kata Gilang.
“ooohhh….tante kemaluan tante enak sekali”
“ayo sayang…nikmati tubuh tante ini…ayo…aahhh…nikmatin sampai kalian puas” racauku
“ooohhh tante Gilang mo keluar…barengan yah tante”

“tahan dulu Ran…biar barengan ma Kevin” pintaku
tiga menit kemudian Kevin memintaku menggoyang nya lebih cepat
“ayo tante goyang…iya …begitu…terus tante…terus”
“aaaahhhhhh…….ahhk…aaahkk…aaaahhhh” kami bertiga keluar bersamaan, kakiku gemetar menahan kenikmatan itu, sementara Gilang mencabut penis nya dan terkulai di sofa, semnetara aku memeluk erat Kevin. Domino qq terbaik

Kami melakukan nya kembali, mereka mengentotku bergantian, payudaraku lengket lengket karena pejuh mereka, sekujurtubuhku terasa bagaikan kena lem lengket dimana mana, tak terasa waktu menunjukan pukul 11 malam, lalu aku bergegas mandi dan meminta Lukman untuk mengantarku pulang. dalam perjalanan pulang, aku merasakan kepuasan yang tak terhingga, ternyata enak juga ML Dengan anak anak muda. mereka lebih rakus lebih dasyat.



Ngentot Dengan Brondong Di Mobil


Mendung tebal angin dingin mulai menghembus, aku terus melaju mobil ku melintasi jalan raya yang agak sepi, aku baru saja mengunjungi salah satu nasabahku yang tempatnya agak jauh dari kota, aku harus melewati jalan raya yang sepi dan jauh dari perumahan penduduk.Tiba tiba saja aku merasakan ban mobilku kempes, lalu aku menoba berhenti dan memeriksanya, ternyata ban belakang sebelah kiri kempes. Situs domino 99


“ah g papa pasti aku masih bisa menaikinya sampai di kota” pikirku.
Dan ketika aku membuka pintu mobilku, aku tak bisa membuka nya.Astaga aku menutup pintu mobilku dan kunci mobil masih mengantung di dalam, haaa…dasar sial. aku mencoba mencari Hpku, Oh no..! Hp dan tas ku juga di dalam mobil.
Hujan mulai turun aku bsah kuyup kehujanan, mana sudah menjelang malam, tempat sunyi kek begini weeeeeeh….merinding rasanya.Setelah 20 menit berlalu aku melihat lampu mobil, aku melambai lambaikan tanganku.
Mobil itu berhenti dan ternyata pengendaranya adalah anak anak muda, sepertinya pelajar SMU.
“eehhhmmm….boleh minta tolong g dik, pinjem Hp nya buat telpon ke rumah, bentar aja,kunci mobil aku kekunci didalam mobil,dan tas aku di dalam juga” kataku sambil gemetaran menahan dingin.
“waduh mbak..eh tante masuk mobil aja dulu, biar g kedinginan” jawab salah seorang dari mereka.Aku masuk kemobil, karena memang kedinginan.
“aduh sorry ya mobil nya jadi basah” kataku. ternyata dimobil itu ada tiga orang remaja yang masih berseragam SMU, bau mobil terasa banget bau rokok, dan seperti nya mereka abis minum minum.

” ah g apa apa tante, ini HP nya ,telpon aja dulu” kata pemuda itu sambil menyerahkan HP.
Berkali kali aku coba menghubungi G ada yang menjawab,tidak biasanya di rumah sepi jam segini, gerutuku.
“G ada yang angkat ya tante?” tanya pemuda yg di sebelahku.
“iya, g tau kemana mereka” kataku mulai gelisah.
” kalo begitu kita anter aja deh tante, rumah nya dimana”jawab pemuda yang di depan.
“wah agak jauh dek, di jln kartini” jawabku
” gpp tante paling juga 30 menit kan dari sini” jawabnya lagi
“iya deh makasih kalo g keberatan nanti aku ganti uang bensin nya ya” kataku lagi.
Mobil melaju,agak perlahan karena hujan lebat sekali, aku semakin kedinginan karena baju yang aku kenakan basah sekali.Aku mencoba menggosok gosokkan telapak tanganku, untuk mengurangi rasa dingin.
“Kevin lepas donk jaket lo, kasih ke tante biar g kedinginan, lo mah dah liat gitu di diemin aja” kata pemuda yang menyetir mobil. kemudian pemuda yang duduk di kursi depan melepas jaket nya dan memberikan nya padaku.
“kenalin tante yang di sebelah tante tuh namanya Gilang, nah ini Kevin, and aku Lukman ” kata si Lukman mengenalkan diri.
“tante masih dingin ya, mau aku peluk tante biar agak hangatan dikit” tanya si Gilang tiba tiba. aku tak menjawab karena tubuhku bener bener gemetar kedinginan, aku biarkan saja si Gilang memelukku.aku mulai merasakan hangat di tubuhku. aku memejamkan mataku.
Tiba tiba aku merasakan sesuatu merayap ke buah dadaku, aku membiarkan nya,aku pura pura tak merasakan apa apa,aku merasakan nafas Gilang mulai takteratur.perlahan perlakuan Gilang membangkitkan gairahku, aku geserkan tubuhku sedikit agar Gilang bisa leluasa bermain main di payudaraku.
Gilang menngecup kupingku, yang seketika itu mengalirkan getar birahi, yang secepat kilat menjalar keseluruh tubuhku.

“oh..ssshhhh…..aaahhh” desahku,
“tante…aahhh …kamu cantik sekali” desah Gilang, sambil perlahan mulai meraih bibirku, kami berciuman, lidah Gilang bermain main di ronTrick mulutku, tanganku mulai aktif, menjamah dan mengelus apapun yang bisa aku elus dari tubuh Gilang.Aku benar benar lupa kalo di mobil itu ada oarang lain. dan tanpa aku sadari aku merasakan elusan elusan lain di pahaku, sementara tangan Gilang masih memainkan payudaraku, dan bibirnya masih terus melumat bibirku.
“ahk…aahhh…aaaaahhh….”aku terpekik mana kala elusan elusan itu menyentuh sesuatu yang paling sensitif itu. rupa nya Kevin tanpa kusadari telah berpindah tempat, Kevin terus mengelus dan mulai melepas celana dalamku, aku benar benar di derai perasaan nikmat yang teramat sangat.
“ooohhhh….terusin…oh yah…aaahhh” desahku mana kala Kevin mengelus elus Kemaluanku dan sesekali menyentuh clitku Dengan jempolnya.
Gilang meucuti pakaianku, melepas braku, aku benar benar tak kuasa menolak kenikmatan itu. Gilang melumat , menghisap dan mengulum puting payudaraku bergantian. dan Kevin mulai menjilati bibir kemaluanku. sunnguh kenikmatan yang luar biasa menyerang aku dari bwah dan atas.
“tante…nikmat sekali payudara tante ” kata Gilang.
“isep Ran..terusin Ran…aaah” ceracauku.
“oooohhh….Ki aahhh…masukin jari nya ki…terus ki…Buka ki masukin lidah kamu Ki…oooohh” aku semakin gila.Aku mengangkat angkat pantatku sambil tanganku menekan kepala Kevin yang sibuk menjilati kemaluanku.
“aaaahhh…Tante kemaluan tante enak sekali…Kevin suka sekali” kata Kevin
“aduh kalian jahat ya…masak aku suruh nyetir mobil sambil kemaluan aku ngaceng kek gini” celoteh Lukman.
” Ran…tante buka ya” kataku sambil meraih seleting celana Gilang. Gilang pasarah saja. Gundukan yang keras di balik CD biru itu membuat aku tak tahan ingin segera menikmatinya. Gilang bangkit dan melepas celana dan CD nya. Kevin mengikuti hal yg dilakukan Gilang, kemudian aku duduk diantara mereka, kedua nya melumat payudaraku bergantian, sementara aku melebarkan kakiku, sebelah kiri ke Kevin dan sebelah kanan di atas paha Gilang, jelas sekali kemaluanku yang basah itu terpampang Dengan jelas nya. sementara kedua tanganku sibuk memainkan kemaluan Gilang dan Kevin.
tangan Gilang merambat turun dan menyentuh kemaluanku, aku mengeliat ketika jari Kevin mulai menusuk lubang kemaluanku. kemudian aku merubah posisiku, Dengan membelakangi Kevin dan mengoral kemaluan Gilang. tapi kemudian Kevin menarik pantatku dan mengangkat nya, sehingga posisiku setengah menungging.
” aaahh…tante…isep tante…oooohhh nikmat sekali” ceracau Gilang
“isep kemaluan aku tante….oooohhhh …terusin tante ….isep…”Gilang mengeliat tak karuan ketika buah jakar itu aku isep dan aku coba masukkan semua kemulutku.
Aku terus mempermainkan kemaluan Gilang, menusuk nusukkan ujung lidah ku ke lubang yang kecil itu.
sementara itu, Kevin memberiku sensasi yang luar biasa, ketika lidah Gilang menyapu duburku,memainkan lidah nya di duburku. tiba tiba aja Lukman mengejutkan kita semua.
“Dah sampe neh…giliran aku kalian mundur semua ” kata Lukman sambil membuka pintu mobil, yang tanpa aku sadari ternyata kita sudah di dalam ganransi mobil Lukman. kemudian Gilang turun yang diikuti oleh Kevin, mereka berdua tergopoh gopoh memakai kembali celana mereka.
Lukman menarik jaket yang hendak ku kenakan kembali, dan menarik tanganku keluar dari mobil, dalam keadaan baju yang terbuka dan bra yang terlepas, Rok yang berantakan, Lukman menariku masuk kerumah nya, aku mengikuti saja.
“gantian, lo harus muasin aku, dari tadi aku dah ngaceng negliat tingkah kalian” kata si Lukman yang sambil mendorongku jatuh ke sofa, kemudian Dengan kasar dia membuka celananya sendiri dan menyodorkan kemaluan nya yang sudah mengeras ke mulutku.
“ayo isep bich…hah…ayo!” Dengan kasar Lukman menyumpal mulutku Dengan kemaluannya.
Aku mengisap, kemaluan Lukman memainkan Dengan lidahku,sesekali aku kocok Dengan tanganku. lidahku berputar putar di seputar buah pelirnya.
“oooh yah…terus sayang…isep…lo emang lihai…aahhh…aaahhh”
‘ kemaluan kamu enak banget Trick…aku suka banget” aku mengumam menikmati kemaluan Lukman.
“Trick …boleh ya aku isep kemaluan lo ampe keluar? ” godaku
” Iya sayang….aahhh….isep sayang…oooohhh….yah begitu…begitu sayang terus…terusin..” Lukman meracau menikmati seponganku.
Aku merasakan kedutan di batang Lukman, yang aku tau dia sebentar lagi bakal menyemburkan pejuhnya, aku sengaja mempermainkan Lukman, Dengan menghentikan aktifitasku, aku melepas kemaluan itu dari mulutku.
” sayang kenapa berhenti…ayo donk isep lagi…dah mau keluar neh…ayo donk” rayu Lukman sambil menyodorkan kemaluan nya ke mulutku. aku tersenyum sambil berdiri.
” he he he …nanti donk Trick…aku haus nih…boleh minta minum ya?” godaku.
“g boleh ayo …isepin dulu ampe keluar please donk sayang…ayao..” kata Lukman sambil mengelus elus pantatku.
” kalo lo bisa buktiin ke aku kalo lo bisa muasin aku….aku mau isep punya kamu ampe keluar” tantangku
” dasar perempuan….sini aku puasin lo minta yang gimana hah?” Lukman geram menRangar tantanganku. kemudian Dengan kasar dia membopong tubuhku ke meja makan. Lukman menciumiku Dengan kasar, yang dimana buat aku semakin membakar gairahku, ciuman Lukman semakin ganas, dari telingaku kemudian leherku menjadi sasarannya, Dengan kasar Lukman melucuti pakaianku sehingga aku berbugil ria.
dalam sepintas pandang aku melihat Kevin dan Gilang yang ternyata dari tadi melihatku sambil beronani. ciuman Lukman turun ke payudaraku, memilin milin putingku Dengan liah nya, semnetara tangan Lukman menyusuri pahaku, mengelus dan mulai meraba raba kemaluanku yang sudah basah. aku mereTrickngkan kakiku agar Lukman bisa leluasa memainkan kemaluanku yang becek.
Lukman memasukkan jari nya ke kemaluan ku mencoba mencari G spot dan mengocok nya Dengan gerakan yang cepat.
” oh ya…yah…yaaah…terus Trick…terus” ceracauku
“lo suka hah…enak kalo kemaluan lo aku beginikan hah”
“iya Trick..terusin sayang…oooohhh..nikmat nya Trickk…terus Trick”
” ayo bilang lo mo aku apain…mo aku isepin …mo aku entot kemaluan lo ini hah”kata Lukman sambil mengocok kemaluanku Dengan jarinya. kemudian Lukman mengangkat tubuhku agar aku duduk di meja makan, kemudian Lukman mulai menggisap kemaluanku Dengan lidah nya.
” ayo bilang bich..enak g aku giniin…hah…kemaluan lo udah basah..kemaluan lo udah gatal kan?”
” iay Trick…memk aku udah g sabar minta lo entot..ayo Trick masukin Trick…aku mohon” aku merintih memohon pada Lukman agar segera mengentotku.
“hhmmm…kemaluan lo nikmat …ooohhh…aku suka sekali” ceracau Lukman
‘ Trickk…ooohhh….aaaahhh….gigit Trickk itil aku Trick…iyah begitu…ooohhh”
” lo suka dikasarin yah…heh….aku akan entot lo…ampe lo puas”
“Trick …ayo Trick masukin Trick…aku udah g tahan” rintihku, sambil terus meremas remas rambut Lukman, Lukman seakan akan sengaja mempermainkan gairahku, dia terus mengisap kemaluan ku dan jarinya menusuk nusuk kemaluanku.
Kevin dan Gilang mendekati aku dan Lukman, yang kemudaian Gilang segera meraih payudaraku, sementara Kevin melumat bibirku, sungguh pengalam luar biasa yang belum pernah aku rasakan, di serbu dari segala arah membuat aku semkain tak bisa menahan dasyat nya kenikmatan itu.
” aaahhhkkk….ooohhh….aku…ak…aku ke..keluar Trickaaaaa….aaah…aaahhh” aku menjerit sambil tanganku menekan kepala Lukman, aku mengalami orgasme yang teramat hebat.
Lukman berdiri dan menarik tanganku, aku mengikutinya, disusul Gilang dan Kevin, Lukman membawaku ke ruang tamu, kemudian Lukman mulai mencumbuku kembali, kali ini Lukman menyuruhku duduk di sofa, dan Dengan nafsu yang meletup letup Lukman menciumi bibirku.
kemudian Lukman memutar tubuhku, kakiku disandaran sofa sementara kepalaku menggelantuh kelantai, kemudian Gilang menarik kakuku agar lebih naik.
kemudain Lukman mengangkangi kepalaku dan mulai menyodok nyodokkan kemaluan nya ke mulutku, sementara itu Kevin dan Gilang secara bergantian menghisap isap kemaluanku,
“ooohh….yah baby suck it …suck…terus tante…oooohhh” Lukman menikmati permainan permanian lidahku, aku sendiri merasakan kenikmatan yangluar biasa mana kala aku merasakan jari jari Gilang dan Kevin memainkan clitku.
lima menit kemudian Lukman menarik tubuhku dan memintaku terlentang di sofa, dan mulai lah Lukman memasukkan kemaluan nya.
“aaahhh….Lukman…enak Man…enak sayang…entot aku Man” celotehku
“tante kemaluan tante enak….sempit sekali tante…rasanya kemaluan Lukman kek di sedot sedot”
“entot aku Trick…terus Trick sodok yang dalem Trick”
“tante…aku mo keluar tante…aku udah g tahan….aaahh…aaahhh…enak tante”
“Jangan Man…tante masih suka kemaluan kamu Man…aaahhh…jangan keluarin dulu Man” pintaku, tapi Lukman keburu menyemprotkan pejuh nya.
“aaaaahhhhhhhh………aaaaaahhhh……..aaah…aa hh…” erang Lukman
“sorry tante…Lukman g kuat nahan tante…udah dari tadi sih tante”jawab Lukman
aku kecewa rasanya karena kemaluanku masih ingin merasakan sodokan sodokan kemaluan Lukman yang besar dan panjang itu.
” Gilang ayo donk sayang…fuck me…kemaluan tante masih pengen kemaluan lagi ayo…” pintaku ke Gilang yang dari tadi coli sendiri. kemudian Gilang mendekatiku dan mulai memasukkan penis nya yang tak seberapa besar ukuranya. sementara Kevin memintaku mengoralnya.
“oh ya…ooohhh….yah…yah…entot tante Ran…yaah…terus Ran” ocehku
“tante goyang tante…yah begitu tante …oooohhhh…nikmat tante..enak”
“Eriicckk…kemaluan lo enak banget….tante suka sekali”
kemudian aku melepas isepanku di kemaluan Kevin ..dan meminta Gilang berhenti, aku berganti posisi, aku meminta Kevin duduk di sofa yang kemudian aku naik dan menggoyang nya dari atas, semnetara itu aku meminta Gilang untuk memasukkan kemaluan nya ke duburku.
“aahkk…pelan pelan Ran…tante belom pernah soal nya” pintaku ketika Gilang main sodok aja ke duburku. setelah berulangkali gagal menembus duburku ahirnya masuk juga.
“aaahhh…oooohhh..tante peret sekali…lebih sempit” kata Gilang.
“ooohhh….tante kemaluan tante enak sekali”
“ayo sayang…nikmati tubuh tante ini…ayo…aahhh…nikmatin sampai kalian puas” racauku
“ooohhh tante Gilang mo keluar…barengan yah tante”

“tahan dulu Ran…biar barengan ma Kevin” pintaku
tiga menit kemudian Kevin memintaku menggoyang nya lebih cepat
“ayo tante goyang…iya …begitu…terus tante…terus”
“aaaahhhhhh…….ahhk…aaahkk…aaaahhhh” kami bertiga keluar bersamaan, kakiku gemetar menahan kenikmatan itu, sementara Gilang mencabut penis nya dan terkulai di sofa, semnetara aku memeluk erat Kevin. Domino qq terbaik

Kami melakukan nya kembali, mereka mengentotku bergantian, payudaraku lengket lengket karena pejuh mereka, sekujurtubuhku terasa bagaikan kena lem lengket dimana mana, tak terasa waktu menunjukan pukul 11 malam, lalu aku bergegas mandi dan meminta Lukman untuk mengantarku pulang. dalam perjalanan pulang, aku merasakan kepuasan yang tak terhingga, ternyata enak juga ML Dengan anak anak muda. mereka lebih rakus lebih dasyat.