Halaman

    Social Items

Visit Namina Blog

Panggil saja Farida, gadis muda, cantik, manis dan seksi. Umurnya masih muda 24 tahunan, dia juga masih kuliah disalah satu perguruan tinggi. Namun keadaan ekonomi keluarganya sangat berbalik dengan kecantikannya, ekonominya bisa dikatakan sangat kurang, untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan untuk membayar kuliahnya setiap hari dia selalu sibuk dengan rutinitas pekerjaannya. Apapun pekerjaannya pasti Farida lakukan agar keluarganya tidak kekurangan. Domino qq terbaik


Hingga akhirnya suatu hari ayah Farida terkena sakit keras dan harus dirawat dirumah sakit dan harus operasi. Farida sangat kebingungan karena tabungannya sangat kurang banyak untuk membayar biaya operasi ayahnya. Farida bingung harus mencari uang kemana karena dia sudah berusaha meminjam kepada teman-temannya tapi nominal uang cukup banyak jadi teman-temannya gak mungkin ada yang bisa membantu. Farida pun menjadi gelisah dengan keadaan itu. Ditengah kegelisahannya datanglah seorang teman Farida menawarkan pekerjaan yang kiranya hasilnya lumayan banyak. Sejenak Farida agak merasa lega dengan tawaran temannya itu. lalu temannya menyuruh Farida untuk ganti pakaian, namun teman Farida menyuruh Farida untuk berpakaian yang seksi. Farida sendiri sempat heran kenapa temannya menyuruh Farida berpakaian seksi, tapi karena terdesak keadaan jadi Farida nurut pada temannya gitu aja. Selesai ganti pakaian teman Farida memuji kecantikan dan keseksian Farida, karena pada waktu itu Farida menggunakan kemeja setrit dan rok yang sangat mini sekali. Terlihat Farida sangat anggun sekali, buah dadanya terlihat padat berisi, berukuran 33B dan pantatnya terlihat sangat bulat padat. Penampilannya membuat setiap laki-laki terpana melihatnya. Diperjalanan Farida dikasih tau temannya kalau dia akan disalurkan kesebuah panti pijat.
Farida sangat kaget sekali dengan pemberitahuan temnnya itu, sempat Farida akan menolak, namun Farida kembali memikirkan keadaan ayahnya yang sedang sakit keras dan membutuhkan banyak biaya. Farida pun hanya diam dan mengangguk saja, tanda Farida menyetujui tawaran temannya. Setelah itu diajaknya Farida kesebuah rumah sangat besar sekali dan diajaknya Farida masuk. Disana Farida dan temannya disambut seorang wanita yang sudah akrab denganteman Farida tadi. Lalu teman Farida memasrahkan Farida kepada Neti salah satu pegawai. Kemudian pegawai itu pun memberikan pengarahan kepada Farida dan mengajak Farida untuk melihat sekeliling rumah dan tata cara dan segala sesuatu yang akan menjadi tugas Farida. “dia pemilik panti pijat ini….namanya oom Eko” kata Neti. Neti kemudian berbicara sejenak dengan Eko , lalu meninggalkan Farida berduaan disana. “halo…saya Eko….panggil saja oom
Eko….” kata Eko sambil mengulurkan tangannya “Farida, oom.” jawab Farida menyambut uluran tangan Eko. Eko tidak segera melepaskan genggaman tangannya,

ia menatap Farida bagai sedang menaksir sebuah karya seni. “ok kalau begitu…” katanya kemudian sambil melepaskan jabatan tangannya. Eko kemudian
melepaskan satu persatu pakaiannya, sehingga ia telanjang bulat, penisnya kelihattan cukup besar, setidaknya membuat Farida agak tercekat.
“nah Farida..coba urut punya oom……”kata Eko. Farida perlahan mendekat dan berlutut d antara kaki oom Eko, kedua tangannya menggenggam penis Eko, dan dengan gerakan yang teratur iamulai memijit penis Eko, naik turun. Eko terlihat tersenyum dan puas dengan pijitan Farida. “coba pake mulut …..” perintahnya Farida dengan patuh memasukkan penis itu ke dalam mulutnya, dan menyusuri penis tersebut maju mundur dengan bibirnya, suara geraman dan
kocokan berirama mengiri semua nya. “uughh…you are….uughhh….” Eko menggeram sambil meremas rambut Farida sampai acak acakan. Farida terus melakukan oral dengan santai, ia sering melakukannya dengan mantan pacarnya dulu. sampai beberapa lama akhirnya , penis oom Eko menyemburkan cairannya, oom Eko
menahan kepala Farida agar seluruh spermanya tertelan oleh gadis itu. “hahahah..bagus..bagus…kamu berbakat juga ternyata…….hahahaha…kamu diterima……” kata oom Eko senang. Farida masih berlutut dilantai dan tertunduk malu, kini sudah tak mungkin lagi untuk kembali. Sabtu malam adalah malam pertama Farida menjalani pekerjaanya sebagai massage girl. “anak anak….pak burhan sudah datang….” kata tante mirna sambil mengantar seseorang yg wajahnya
sepertinya Farida kenal, pak burhan adalah salah seorang pejabat pemerintah, dan wajahnya sering muncul di televisi menyuarakan gerakan moral , sangat bertolak belakang dengan apa yg dia lakukan sekarang. sebagai pelanggan tetap tempat itu, mata pak burhan langsung menangkap barang baru di tempat itu. tak mempedulikan godaan para perempuan lain , ia mendekati Farida. “hai…gadis manis….kamu siapa….?” tanya pak burhan…. “ehh..Farida ..ehh..oom….”jawab Farida “baru ya disini…..” tanya pak burhan “ini emang hari pertamanya dia oom…” Neti yg menjawab ditimpali dengan anggukan kepala Farida.
“ooh…..bagus..ayo…..langsung ke dalam…oom udah pegel pegel nih…” kata pak burhan sambil menarik tangan Farida masuk ke sebuah kamar. Farida sedikit senang dan gugup menghadapi pelanggan pertamanya.

“oom mau mandi dulu..?” tanya Farida “ga usah…langsung aja.
“kata pak burhan sambil melepaskn seluruh pakaiannya, sementara Farida merapikan tempat tidur dan baby oil.
“loo..kok bajunya ga dibuka…” kata pak burhan ketika melihat Farida berdiri di sisi ranjang masih berpakaian lengkap.
“oom bukain ya…” kata pak burhan sambil membuka satu persatu kancing baju Farida, dan melemparkan jatuh blouse Farida, sambil melepas bra Farida , pak burhan menyempatkan meremas sejenak buah dada Farida yg menggiurkan itu, barulah ia kemudian melepas rok dan dalamn Farida, sehingga Farida pun kini tealnjang bulat. pak burhan lalu berbarin telungkup di ranjang , dan Farida mulai melakukan pemijatan. saat Farida meratakan baby oil di punggung pak burhan dan memijat, pak burhan dengan santai mengajaknya mengobrol banyak hal, sehingga suasananya cukup cair., pak burhan tak henti henti memuji pijatan dan sentuhan Farida. kemudian pak burhan membalikkan badan, penisnya tegak tegang perkasa. “pijat refleksinya dong ….” kata pak burhan sambil tersenyum, Farida mengerti maksudnya. giat mulai memijat mijat penis pak burhan, sementara pak burhan aktif meremas remas buah dada Farida, Farida memijat, dan mengocok makin kuat saat rangsangan di buah dadanya membuatnya semakin terbang melayang. Farida kemudian menggantikan tangan dengan mulutnya, penis besar pak burhan kini memenuhi mulutnya, dengan mulutnya ia menghisap dan bergerak naik turun menyusuri panjang penis
itu. “uagghhhh..gila….hebat kamu……” kaya pak burhan terlihat puas Farida terus mengocok, mengulum , dan menjilat penis itu sehingga membuat pak burhan semakin terbuai oleh kenikmatan. tak butuh waktu lama sampai penis itu semakin mengang dan mengejang dan akhirnya menyemburkan seluruh isinya, Farida membersihkan sisa sisa sperma dengan menjilatinya, membuat pak burhan semakin tertawa puas, ia pun memberi tip yang cukup besar. malam pertama Farida , ia harus melayani 6 orang tamu, namun hasil yg didapatkan cukup lumayan, ia tak akan menyesali keputusannya terjun ke dunia seperti ini. malam minggu berikutnya, tante mirna menyuruh Farida untuk memakai seragam sma, karena ada pelanggan yg menginginkan dipijat oleh gadis sma. dengan wajah polos Farida, tak sulit bagi Farida untuk menjelma menjadi gadis sma. malam itu Farida memakai kemaja putih sma ketat dengan dua kancing atasnya dibuka, dan rok abu abu pendek, dibaliknya ia tak memakai apa apa lagi. pukul 9 malam, pelanggan itu tiba, dan langsung terpana melihat kecantikan dan kemolekan
Farida yang terbalut seragam sma. pelanggan yang dimaksud ternyata adalah pak Alex, ia adalah salah seroang konglomerat papan atas indonesia, beberapa hari lalu ia baru lolos dari tuduhan korupsi , maka hari ini ia ingin merayakannya.

“halo..saya Alex…..kamu pasti Farida..?”
“betul oom….
” ‘yukk….” pak Alex tak sabar membawa Farida ke kamar.
“oom…mau mandi dulu……
” tanya Farida “iya..tapi kamu lihat ya….
” kata pak Alex sambil mencolek buah dada Farida. pak Alex pun mandi dengan pintu terbuka agar Farida bisa melihatnya, dan ia meminta Farida selagi ia mandi, Farida harus melakukan rangsangan sendiri. dan begitulah, sambil pak Alex di kamar mandi, Farida mengelus ngelus pahanya sendiri sampai ke pangkal paha, menyibakan rok pendeknya, kemudian tangannya meremas remas buah dadanya sendiri sambil mengerang dan merintih. “aahhhhh…awww,,,aauuhhh……..ahhhhhhhh…..” Dia membuka satu persatu kancing bajunya , memperlihatkan buah dadanya , meremasnya kembali dan memainkan putingnya.

“oooooh……..aaaahhhhh…ooouuhhhhh……awwww…….” entah karena ia terangsang atau menjiwai , ia tak menyadari pak Alex mendekatinya, ia baru menyadari saat penis pak Alex sudah ada di depan mulutnya, tanpa membuang waktu sedetik pun , penis tersebut telah masuk ke mulut Farida.
Farida mulai memaju mundurkan kepalanya, memberikan sensasi kenikmatan pada penis pak Alex. Farida memainkan jurus jilatan dan hisapan mautnya , sampai akhirnya sperma pak Alex menyembur masuk ke mulutnya…. “huhuhu..bagus..bagus…” kata pak Alex pak Alex kemudian menerkam dan menindih tubuh Farida,
buah dada gadis itu diremas dan disedot sedotnya bagai bayi, membuat Farida mengerang dan merintih. “oooooh….oom……pelan….oom…….ahhhhhhhh..awhhhhh….” pak Alex kemudian menyusuri lekuk lekuk tubuh Farida dengan lidahnya, menimbulkan sensasi geli dan birahi pada Farida.
“ooh….hihii..awahhh..geliii..aww…..oom….ahhh….oom…” Farida semakin menggelinjang tak karuan saat sapuan lidah pak Alex mencapai klitorisnya, birahinya kini sudah hampir mencapai puncaknya.
puas menjilati dan meng “obok obok” tubuh Farida , pak alex menyuruh Farida untuk bersiap dlm posisi doggy style. setelah bersiap pada posisinya, dengan lembut dan perlahan pak Alex mulai memasukan penisnya, dan mendorongnya perlahan, namun kian lama kian cepat. sambil menggenjot Farida, tangan pak Alex tidak menganggur, buah dada Farida yg menggantung ia remas remas, bebrapa kali pantat Farida ia pukul sampai memerah.
“aww…oom…….uuhhhh…pe…aahh..lan…….dong…ahhhhh…” setiap sodokan pak Alex membuat Farida semakin dekat pada orgasme, ia membenamkan wajahnya di bantal menahan suara rintihan dan erangan kenikmatan dari mulutnya. “uughh…..Farida…uughhh..kamu….hebat….ahhh….” geram pak Alex keduanya menggeram dan
mengerang menambah erotis suasana ruangan itu, smpai akhirnya keduanya bersamaan mencapai orgasme.
“aaaaaaaahhhhhh….aahhhhhhh…” Farida berteriak panjang lengan dan lutut Farida melemah membuatnya ambruk di kasur dengan tubuh pak Alex diatasnya, dengan penis masih menancap, malam itu mereka akhiri dengan mandi bersama, di kamar mandi pak Alex masih sempat menyetubuhi Farida dengan posisi berdiri, membuat seluruh tenaga Farida habis malam itu. Situs poker online

Tips dari pak Alex adalah yg paling besar dari semua tips yg ia terima, hal yg layak ia terima mengngat ia harus bekerja sangat keras, untunglah tante mirna mengerti keadaanya dan menyuruh Farida beristirahat dan tidak menerima tamu dulu. Pak Alex dan pak burhan menjadi langganan tetap Farida disana, mereka berdua tak mau dilayani siapapun kecuali Farida. sampai pada akhirnya pak burhan ingin memiliki Farida. Hanya untuk miliknya, ia menebus Farida dari tante mirna , dan menjadikan Farida sebagai simpanannya sampai sekarang. hal itu menjadi berkah tersendiri bagi Farida, kini dia tak lagi khawatir akan kehabisan uang , rumah dan mobil pun kini ia punya, meski jauh dalam hatinya ia berharap ia bisa hidup normal dan menjalani kehidupan bekeluarga seperti halnya orang lain…..hanya saja…entah kapan.


Sex Farida


Panggil saja Farida, gadis muda, cantik, manis dan seksi. Umurnya masih muda 24 tahunan, dia juga masih kuliah disalah satu perguruan tinggi. Namun keadaan ekonomi keluarganya sangat berbalik dengan kecantikannya, ekonominya bisa dikatakan sangat kurang, untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan untuk membayar kuliahnya setiap hari dia selalu sibuk dengan rutinitas pekerjaannya. Apapun pekerjaannya pasti Farida lakukan agar keluarganya tidak kekurangan. Domino qq terbaik


Hingga akhirnya suatu hari ayah Farida terkena sakit keras dan harus dirawat dirumah sakit dan harus operasi. Farida sangat kebingungan karena tabungannya sangat kurang banyak untuk membayar biaya operasi ayahnya. Farida bingung harus mencari uang kemana karena dia sudah berusaha meminjam kepada teman-temannya tapi nominal uang cukup banyak jadi teman-temannya gak mungkin ada yang bisa membantu. Farida pun menjadi gelisah dengan keadaan itu. Ditengah kegelisahannya datanglah seorang teman Farida menawarkan pekerjaan yang kiranya hasilnya lumayan banyak. Sejenak Farida agak merasa lega dengan tawaran temannya itu. lalu temannya menyuruh Farida untuk ganti pakaian, namun teman Farida menyuruh Farida untuk berpakaian yang seksi. Farida sendiri sempat heran kenapa temannya menyuruh Farida berpakaian seksi, tapi karena terdesak keadaan jadi Farida nurut pada temannya gitu aja. Selesai ganti pakaian teman Farida memuji kecantikan dan keseksian Farida, karena pada waktu itu Farida menggunakan kemeja setrit dan rok yang sangat mini sekali. Terlihat Farida sangat anggun sekali, buah dadanya terlihat padat berisi, berukuran 33B dan pantatnya terlihat sangat bulat padat. Penampilannya membuat setiap laki-laki terpana melihatnya. Diperjalanan Farida dikasih tau temannya kalau dia akan disalurkan kesebuah panti pijat.
Farida sangat kaget sekali dengan pemberitahuan temnnya itu, sempat Farida akan menolak, namun Farida kembali memikirkan keadaan ayahnya yang sedang sakit keras dan membutuhkan banyak biaya. Farida pun hanya diam dan mengangguk saja, tanda Farida menyetujui tawaran temannya. Setelah itu diajaknya Farida kesebuah rumah sangat besar sekali dan diajaknya Farida masuk. Disana Farida dan temannya disambut seorang wanita yang sudah akrab denganteman Farida tadi. Lalu teman Farida memasrahkan Farida kepada Neti salah satu pegawai. Kemudian pegawai itu pun memberikan pengarahan kepada Farida dan mengajak Farida untuk melihat sekeliling rumah dan tata cara dan segala sesuatu yang akan menjadi tugas Farida. “dia pemilik panti pijat ini….namanya oom Eko” kata Neti. Neti kemudian berbicara sejenak dengan Eko , lalu meninggalkan Farida berduaan disana. “halo…saya Eko….panggil saja oom
Eko….” kata Eko sambil mengulurkan tangannya “Farida, oom.” jawab Farida menyambut uluran tangan Eko. Eko tidak segera melepaskan genggaman tangannya,

ia menatap Farida bagai sedang menaksir sebuah karya seni. “ok kalau begitu…” katanya kemudian sambil melepaskan jabatan tangannya. Eko kemudian
melepaskan satu persatu pakaiannya, sehingga ia telanjang bulat, penisnya kelihattan cukup besar, setidaknya membuat Farida agak tercekat.
“nah Farida..coba urut punya oom……”kata Eko. Farida perlahan mendekat dan berlutut d antara kaki oom Eko, kedua tangannya menggenggam penis Eko, dan dengan gerakan yang teratur iamulai memijit penis Eko, naik turun. Eko terlihat tersenyum dan puas dengan pijitan Farida. “coba pake mulut …..” perintahnya Farida dengan patuh memasukkan penis itu ke dalam mulutnya, dan menyusuri penis tersebut maju mundur dengan bibirnya, suara geraman dan
kocokan berirama mengiri semua nya. “uughh…you are….uughhh….” Eko menggeram sambil meremas rambut Farida sampai acak acakan. Farida terus melakukan oral dengan santai, ia sering melakukannya dengan mantan pacarnya dulu. sampai beberapa lama akhirnya , penis oom Eko menyemburkan cairannya, oom Eko
menahan kepala Farida agar seluruh spermanya tertelan oleh gadis itu. “hahahah..bagus..bagus…kamu berbakat juga ternyata…….hahahaha…kamu diterima……” kata oom Eko senang. Farida masih berlutut dilantai dan tertunduk malu, kini sudah tak mungkin lagi untuk kembali. Sabtu malam adalah malam pertama Farida menjalani pekerjaanya sebagai massage girl. “anak anak….pak burhan sudah datang….” kata tante mirna sambil mengantar seseorang yg wajahnya
sepertinya Farida kenal, pak burhan adalah salah seorang pejabat pemerintah, dan wajahnya sering muncul di televisi menyuarakan gerakan moral , sangat bertolak belakang dengan apa yg dia lakukan sekarang. sebagai pelanggan tetap tempat itu, mata pak burhan langsung menangkap barang baru di tempat itu. tak mempedulikan godaan para perempuan lain , ia mendekati Farida. “hai…gadis manis….kamu siapa….?” tanya pak burhan…. “ehh..Farida ..ehh..oom….”jawab Farida “baru ya disini…..” tanya pak burhan “ini emang hari pertamanya dia oom…” Neti yg menjawab ditimpali dengan anggukan kepala Farida.
“ooh…..bagus..ayo…..langsung ke dalam…oom udah pegel pegel nih…” kata pak burhan sambil menarik tangan Farida masuk ke sebuah kamar. Farida sedikit senang dan gugup menghadapi pelanggan pertamanya.

“oom mau mandi dulu..?” tanya Farida “ga usah…langsung aja.
“kata pak burhan sambil melepaskn seluruh pakaiannya, sementara Farida merapikan tempat tidur dan baby oil.
“loo..kok bajunya ga dibuka…” kata pak burhan ketika melihat Farida berdiri di sisi ranjang masih berpakaian lengkap.
“oom bukain ya…” kata pak burhan sambil membuka satu persatu kancing baju Farida, dan melemparkan jatuh blouse Farida, sambil melepas bra Farida , pak burhan menyempatkan meremas sejenak buah dada Farida yg menggiurkan itu, barulah ia kemudian melepas rok dan dalamn Farida, sehingga Farida pun kini tealnjang bulat. pak burhan lalu berbarin telungkup di ranjang , dan Farida mulai melakukan pemijatan. saat Farida meratakan baby oil di punggung pak burhan dan memijat, pak burhan dengan santai mengajaknya mengobrol banyak hal, sehingga suasananya cukup cair., pak burhan tak henti henti memuji pijatan dan sentuhan Farida. kemudian pak burhan membalikkan badan, penisnya tegak tegang perkasa. “pijat refleksinya dong ….” kata pak burhan sambil tersenyum, Farida mengerti maksudnya. giat mulai memijat mijat penis pak burhan, sementara pak burhan aktif meremas remas buah dada Farida, Farida memijat, dan mengocok makin kuat saat rangsangan di buah dadanya membuatnya semakin terbang melayang. Farida kemudian menggantikan tangan dengan mulutnya, penis besar pak burhan kini memenuhi mulutnya, dengan mulutnya ia menghisap dan bergerak naik turun menyusuri panjang penis
itu. “uagghhhh..gila….hebat kamu……” kaya pak burhan terlihat puas Farida terus mengocok, mengulum , dan menjilat penis itu sehingga membuat pak burhan semakin terbuai oleh kenikmatan. tak butuh waktu lama sampai penis itu semakin mengang dan mengejang dan akhirnya menyemburkan seluruh isinya, Farida membersihkan sisa sisa sperma dengan menjilatinya, membuat pak burhan semakin tertawa puas, ia pun memberi tip yang cukup besar. malam pertama Farida , ia harus melayani 6 orang tamu, namun hasil yg didapatkan cukup lumayan, ia tak akan menyesali keputusannya terjun ke dunia seperti ini. malam minggu berikutnya, tante mirna menyuruh Farida untuk memakai seragam sma, karena ada pelanggan yg menginginkan dipijat oleh gadis sma. dengan wajah polos Farida, tak sulit bagi Farida untuk menjelma menjadi gadis sma. malam itu Farida memakai kemaja putih sma ketat dengan dua kancing atasnya dibuka, dan rok abu abu pendek, dibaliknya ia tak memakai apa apa lagi. pukul 9 malam, pelanggan itu tiba, dan langsung terpana melihat kecantikan dan kemolekan
Farida yang terbalut seragam sma. pelanggan yang dimaksud ternyata adalah pak Alex, ia adalah salah seroang konglomerat papan atas indonesia, beberapa hari lalu ia baru lolos dari tuduhan korupsi , maka hari ini ia ingin merayakannya.

“halo..saya Alex…..kamu pasti Farida..?”
“betul oom….
” ‘yukk….” pak Alex tak sabar membawa Farida ke kamar.
“oom…mau mandi dulu……
” tanya Farida “iya..tapi kamu lihat ya….
” kata pak Alex sambil mencolek buah dada Farida. pak Alex pun mandi dengan pintu terbuka agar Farida bisa melihatnya, dan ia meminta Farida selagi ia mandi, Farida harus melakukan rangsangan sendiri. dan begitulah, sambil pak Alex di kamar mandi, Farida mengelus ngelus pahanya sendiri sampai ke pangkal paha, menyibakan rok pendeknya, kemudian tangannya meremas remas buah dadanya sendiri sambil mengerang dan merintih. “aahhhhh…awww,,,aauuhhh……..ahhhhhhhh…..” Dia membuka satu persatu kancing bajunya , memperlihatkan buah dadanya , meremasnya kembali dan memainkan putingnya.

“oooooh……..aaaahhhhh…ooouuhhhhh……awwww…….” entah karena ia terangsang atau menjiwai , ia tak menyadari pak Alex mendekatinya, ia baru menyadari saat penis pak Alex sudah ada di depan mulutnya, tanpa membuang waktu sedetik pun , penis tersebut telah masuk ke mulut Farida.
Farida mulai memaju mundurkan kepalanya, memberikan sensasi kenikmatan pada penis pak Alex. Farida memainkan jurus jilatan dan hisapan mautnya , sampai akhirnya sperma pak Alex menyembur masuk ke mulutnya…. “huhuhu..bagus..bagus…” kata pak Alex pak Alex kemudian menerkam dan menindih tubuh Farida,
buah dada gadis itu diremas dan disedot sedotnya bagai bayi, membuat Farida mengerang dan merintih. “oooooh….oom……pelan….oom…….ahhhhhhhh..awhhhhh….” pak Alex kemudian menyusuri lekuk lekuk tubuh Farida dengan lidahnya, menimbulkan sensasi geli dan birahi pada Farida.
“ooh….hihii..awahhh..geliii..aww…..oom….ahhh….oom…” Farida semakin menggelinjang tak karuan saat sapuan lidah pak Alex mencapai klitorisnya, birahinya kini sudah hampir mencapai puncaknya.
puas menjilati dan meng “obok obok” tubuh Farida , pak alex menyuruh Farida untuk bersiap dlm posisi doggy style. setelah bersiap pada posisinya, dengan lembut dan perlahan pak Alex mulai memasukan penisnya, dan mendorongnya perlahan, namun kian lama kian cepat. sambil menggenjot Farida, tangan pak Alex tidak menganggur, buah dada Farida yg menggantung ia remas remas, bebrapa kali pantat Farida ia pukul sampai memerah.
“aww…oom…….uuhhhh…pe…aahh..lan…….dong…ahhhhh…” setiap sodokan pak Alex membuat Farida semakin dekat pada orgasme, ia membenamkan wajahnya di bantal menahan suara rintihan dan erangan kenikmatan dari mulutnya. “uughh…..Farida…uughhh..kamu….hebat….ahhh….” geram pak Alex keduanya menggeram dan
mengerang menambah erotis suasana ruangan itu, smpai akhirnya keduanya bersamaan mencapai orgasme.
“aaaaaaaahhhhhh….aahhhhhhh…” Farida berteriak panjang lengan dan lutut Farida melemah membuatnya ambruk di kasur dengan tubuh pak Alex diatasnya, dengan penis masih menancap, malam itu mereka akhiri dengan mandi bersama, di kamar mandi pak Alex masih sempat menyetubuhi Farida dengan posisi berdiri, membuat seluruh tenaga Farida habis malam itu. Situs poker online

Tips dari pak Alex adalah yg paling besar dari semua tips yg ia terima, hal yg layak ia terima mengngat ia harus bekerja sangat keras, untunglah tante mirna mengerti keadaanya dan menyuruh Farida beristirahat dan tidak menerima tamu dulu. Pak Alex dan pak burhan menjadi langganan tetap Farida disana, mereka berdua tak mau dilayani siapapun kecuali Farida. sampai pada akhirnya pak burhan ingin memiliki Farida. Hanya untuk miliknya, ia menebus Farida dari tante mirna , dan menjadikan Farida sebagai simpanannya sampai sekarang. hal itu menjadi berkah tersendiri bagi Farida, kini dia tak lagi khawatir akan kehabisan uang , rumah dan mobil pun kini ia punya, meski jauh dalam hatinya ia berharap ia bisa hidup normal dan menjalani kehidupan bekeluarga seperti halnya orang lain…..hanya saja…entah kapan.